Perbezaan antara semakan "Jamu"

3,561 bait dibuang ,  11 tahun lalu
buang penyelidikan asli
(buang penyelidikan asli)
'''Jamu''' adalahialah sebutan untuk obatubat tradisional dari [[Indonesia]]. Kebelakangan masyhur dengan sebutan [[ubat]] [[herba]].
[[Imej:Jamu gendong.jpg|thumb|Penjual Jamu Gendong tradisional (nampak dari belakang).]]
 
Jamu dibuat dari bahan-bahan alami, berupa bagianbahagian dari tumbuhan seperti [[rizom|rimpang]] (akar-akaran), daun-daunan dan kulit batang, buah. Ada juga menggunakan bahan dari tubuh hewanhaiwan, seperti [[hempedu]] kambing atau tangkur buaya.
'''Jamu''' adalah sebutan untuk obat tradisional dari [[Indonesia]]. Kebelakangan masyhur dengan sebutan [[herba]].
 
Jamu biasanya terasa pahit sehingga perlu ditambah [[madu]] sebagai pemanis agar rasanya lebih dapat ditoleransiditahan peminumnya.
Jamu dibuat dari bahan-bahan alami, berupa bagian dari tumbuhan seperti [[rimpang]] (akar-akaran), daun-daunan dan kulit batang, buah. Ada juga menggunakan bahan dari tubuh hewan, seperti [[hempedu]] kambing atau tangkur buaya.
 
Di berbagai kotabandar besar terdapat profesipekerjaan penjual [["jamu gendong]]" yang berkeliling menjajakan jamu sebagai minuman yang sehatsihat dan menyegarkan. Selain itu jamu juga dipenghasilandihasilkan di pabrikkilang-pabrikkilang jamu oleh perusahaansyarikat besar seperti [[Jamu Air Mancur]], [[Nyonya Meneer]] atau [[Djamu Djago]], dan dijual di berbagai tokokedai obatubat dalam kemasan ''sachet''paket-paket. Jamu seperti ini harus dilarutkan dalam air panas terlebih dahulu sebelum diminum. Pada perkembangan selanjutnya jamu juga dijual dalam bentuk tablet, kaplet dan kapsul.
Jamu biasanya terasa pahit sehingga perlu ditambah [[madu]] sebagai pemanis agar rasanya lebih dapat ditoleransi peminumnya.
[[ImejFail:Jamu gendong.jpg|thumb|upright|Penjual Jamu Gendong tradisional (nampakdilihat dari belakang).]]
 
Di berbagai kota besar terdapat profesi penjual [[jamu gendong]] yang berkeliling menjajakan jamu sebagai minuman yang sehat dan menyegarkan. Selain itu jamu juga dipenghasilan di pabrik-pabrik jamu oleh perusahaan besar seperti [[Jamu Air Mancur]], [[Nyonya Meneer]] atau [[Djamu Djago]], dan dijual di berbagai toko obat dalam kemasan ''sachet''. Jamu seperti ini harus dilarutkan dalam air panas terlebih dahulu sebelum diminum. Pada perkembangan selanjutnya jamu juga dijual dalam bentuk tablet, kaplet dan kapsul.
 
== Penjualan jamu gendong ==
Bahan baku jamu uyup-uyup sangat bervariasi antar pembuat jamu, namun pada umumnya selalu menggunakan bahan empon-empon yang terdiri dari kencur, jahe, bangle, laos, kunir, temulawak, puyang, dan temugiring. Cara pengolahan pada umumnya tidak jauh berbeza antar penjual jamu, yaitu semua bahan dicuci bersih tanpa dikupas, selanjutnya empon-empon dirajang (diiris tipis) ditambah bahan-bahan lain dan ditumbuk kasar, lalu diperas serta disaring. Perasan dimasukkan ke dalam air matang yang sudah dingin. Selanjutnya ditambahkan gula (atau pemanis buatan) sampai diperoleh rasa manis sesuai selera (dicicipi). Ramuan selanjutnya dimasukkan ke dalam botol-botol dan siap untuk diperjual belikan.
 
== Rujukan ==
<!--ini disembunyikan dahulu kerana dari hasil penelitian tunggal/asli
* [http://www.thejamushop.com/index.htm The Jamu Shop:What is Jamu]
==Pembahasan==
 
[[Kategori:UbatPerubatan tradisionalalternatif]]
Dalam pembuatan jamu gendong, tampaknya tidak ada perbezaan bahan baku pokok untuk setiap jenis jamu. Hal ini dapat terjadi mungkin karena pengetahuan resep jamu gendong yang mereka peroleh dari sumber yang berasal dari satu daerah yang sama. Cara perolehan pengetahuan dengan cara magang di pembuat jamu, yaitu dengan melihat atau membantu pekerjaan mereka membuat komposisi resep. Resep yang dibuat tidak sama antar pembuat jamu. Ketidaksamaan dimungkinkan karena cara mereka membuat jamu tanpa takaran standar, hanya dengan perkiraan sehingga terjadi perbezaan dalam setiap pembuatan jamu. Di samping itu, kadar kandungan zat berkhasiat yang berbeza-beza untuk setiap kali pembelian bahan baku akan mempengaruhi pula hasil olahan jamu.
[[Kategori:KesihatanPerubatan herba]]
 
[[Kategori:Perubatan tradisional]]
Dalam penggunaan bahan baku sebagai bahan pokok tampaknya sesuai dengan khasiat yang dikenal. Seperti: kudu laos menggunakan buah kudu yang mempunyai khasiat sebagai penurun tekanan darah tinggi, beras kencur memberikan tambahan vitamin B dan kencur yang bermanfaat sebagai analgesik. Bahan-bahan yang digunakan berkhasiat antara lain untuk memperbaiki pencernaan makanan sehingga meningkatkan nafsu makan (temulawak, kunyit) serta menghilangkan nyeri dan pegal (jahe, kencur,puyang). Sedangkan daun-daunan yang digunakan seperti katuk, bermanfaat untuk meningkatkan air susu ibu. Manfaat dari tanaman obat tersebut memang dibutuhkan oleh ibu yang menyusui, yang biasanya dalam keadaan cukup letih dan lelah karena harus mengasuh bayinya. Namun, beberapa penjual memberikan tambahan bahan jamu yang khasiatnya tidak sesuai dengan nama jamu, misalnya menambahkan adas, buah kudu, pulosari dalam jamu cabe puyang, kencur dalam jamu kunci suruh, dll.
 
Pengolahan jamu secara umum dapat dibezakan menjadi dua macam. Pertama dengan merebus seluruh bahan dan kedua dengan cara mengambil/memeras sari yang terkandung dalam jamu, kemudian dituangkan ke dalam air matang. Cara-cara tersebut dilakukan mengikuti cara yang dilakukan pendahulunya yang dilakukan secara sederhana dan tradisional. Perbezaan yang ada kemungkinan hanya pada peralatan yang digunakan. Misalnya, dahulu lebih banyak menggunakan pipisan batu sekarang lebih disukai dengan ditumbuk bahkan ada yang menggunakan alat elektrik (blender). Alat untuk merebus dahulu banyak menggunakan 'kendil' yang terbuat dari tanah liat kini berganti dengan panci email.
 
Di samping bahan pokok, terdapat variasi bahan baku yang merupakan bahan tambahan yang dimaksudkan untuk memperbaiki warna, rasa, maupun khasiat. Variasi ini memberikan perbezaan rasa dan khasiat jamu yang menjadi andalan dari masing-masing pembuat jamu. Upaya tersebut mereka lakukan untuk memenuhi selera konsumen berdasarkan pengalaman mereka sehari-hari dalam menjajakan jamu.
 
Sebagai pemanis rasa jamu, pada umumnya digunakan gula merah dan atau gula pasir, tetapi ada pula yang menambahkan gula obat (saccharin). Tindakan tersebut dilakukan kemungkinan untuk menekan harga mengingat cukup mahalnya harga gula sedangkan untuk menaikkan harga jual jamu akan mempengaruhi kemampuan beli konsumen atau adanya keinginan dari pembuat jamu gendong agar mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
 
Hasil penelitian menunjukkan tidak banyak perbezaan pengetahuan pada pembuat jamu tentang manfaat dari setiap jenis jamu. Hal ini menunjukkan keseragaman pengetahuan yang diperoleh dari sumber yang berasal dari daerah yang sama, ditambah lagi rata-rata mereka hanya mendapat pengetahuan secara lisan tanpa berusaha untuk menambah pengetahuan dari sumber lain.
-->
 
 
==Rujukan==
[http://www.thejamushop.com/index.htm The Jamu Shop:What is Jamu]
 
{{stub}}
 
[[Kategori:Kesihatan]]
[[Kategori:Ubat tradisional]]
 
[[id:Jamu]]
[[en:Jamu]]
[[id:Jamu]]
65,422

suntingan