Perbezaan antara semakan "Sunda"

155 bait ditambah ,  7 tahun lalu
Bahasa Sunda digunakan oleh lebih kurang 27 juta orang dan merupakan bahasa kedua paling banyak digunakan di Indonesia selepas Bahasa Jawa. Bahasa ini ditutur oleh mereka di bahagian selatan [[Provinsi Banten]], Jakarta dan di kebanyakan tempat di Jawa Barat. Di Jawa Tengah, bahasa Sunda digunakan di daerah Brebes selatan dan Cilacap utara.
 
Ada terdapat beberapa dialek dalam bahasa Sunda, mulai dari dialek Sunda-Banten, kehingga dialek Sunda-Jawa Tengahan yang mencampurkanmulai banyak elemen daripadatercampur bahasa Jawa. BeberapaPara pakar bahasa biasanya membedakan enam dialek yang jelasberbeda[1]. kedengaranDialek-dialek ini adalah:
* Banten,
* Bogor,
* Priangan, dan
* Cirebon.
 
* Dialek Barat
Disebabkan pengaruh budaya Jawa semasa pemerintahan [[Kesultanan Mataram]], bahasa Sunda, terutama sekali di kawasan Parahyangan, memiliki beberapa lapisan bermula dengan bahasa paling rasmi, atau versi "halus", hingga ke cara penuturun harian yang dipanggil versi "loma" atau "lancaran". Namun di kawasan-kawasan pergunungan dan di Banten, versi "loma" paling banyak digunakan tetapi cara pertuturun "loma" ini dianggap kasar oleh mereka yang berasal dari [[Bandung]].
* Dialek Utara
* Dialek Selatan
* Dialek Tengah Timur
* Dialek Timur Laut
* Dialek Tenggara
 
Dialek Barat dipertuturkan di daerah Banten selatan. Dialek Utara mencakup daerah Sunda utara termasuk kota Bogor dan beberapa bagian Pantura. Lalu dialek Selatan adalah dialek Priangan yang mencakup kota Bandung dan sekitarnya. Sementara itu dialek Tengah Timur adalah dialek di sekitar Majalengka. Dialek Timur Laut adalah dialek di sekitar Kuningan, dialek ini juga dipertuturkan di beberapa bagian Brebes, Jawa Tengah. Dan akhirnya dialek Tenggara adalah dialek sekitar Ciamis.
 
==Seni Pertunjukan==
23

suntingan