Perbezaan antara semakan "Yasser Arafat"

k
Kemas, istilah BM
k (Kemas, istilah BM)
<tr><td>'''Gelaran:'''</td><td>Abu Ammar</td></tr>
<tr><td>'''Meninggal dunia:'''</td><td>11 November 2004</tr>
<tr><td>'''Jawatan'''</td><td>Presiden Palestin ke-1Pertama</tr>
<tr> </tr>
</table>
[[Fail:Yasser-arafat-1999-2.jpg|thumb|Presiden Yasser Arafat]]
'''Yasser Arafat''', nama penuh ''Mohammed Abdel-Raouf Arafat bin Qudwa al-Hussaeini'' ([[24 Ogos]] [[1929]] - [[11 November]] [[2004]]) ([[Bahasa Arab|Arab]]: ياسر عرفات), [[Presiden Palestin]], Pengerusi [[Pertubuhan Pembebasan Palestin]] (PLO) dan pemenang [[Hadiah Nobel Keamanan Nobel]]. Arafat dilahirkan sebagai '''Muhammed Yasser Abdel-Rahman bin Abdel-Raouf Arafat al-Qudwa al-Husseini''' di [[Kaherah]], [[Mesir]] pada 24 Ogos 1929. Anak kepada seorang saudagar, Arafat mempunyai hubungan pertalian dengan keluarga Husseini, sebuah keluarga terkemuka di BaitulmuqadisBaitulmuqaddis, menerusi ibunya, Beliau dan isterinya, [[Suha Arafat|Suha]], berumah tangga pada akhir tahun 80-an dan mereka mempunyai seorang anak perempuan, Zahwa.
 
[[Presiden Palestin]] Yasser Arafat telah menjadi simbulsimbol dan personifikasi perjalanan panjang perjuangan Palestin untuk merdeka di negeri sendiri. Sejak masa remaja, Yasser, nama panggilannya semasa kanak, sudah berjuang untuk bangsa dan negerinya. Berulangkali nyawanya terancam tapi ia taktidak pernah surut melawan Israel yang menjajah negerinya. Bahkan terakhir, ia diancam usir paksa oleh Zionis Israel daripada markasnya di [[YerusalemBaitulmuqaddis]]. Tapi ia tak gentar.
 
Mohammed Abdel-RaoufYasser Arafat bin Qudwa al-Hussaeinidilahirkan lahirpada 24 Ogos 1929 di [[KairoKaherah]]. Ayahnya adalah seorang pedagang tekstil keturunan Palestin dan [[Mesir]], ibunya berasal daridaripada keluarga Palestin di YerusalemBaitulmuqaddis. Ibunya mati ketika Yasser, begitu ia biasa dipanggil, berumur lima tahun, lalu ia dikirim untuk tinggal bersama paman daripada pihak ibu di YerusalemBaitulmuqaddis, ibukota Palestin.
 
Ia menceritakan sedikit sekali tentang masa kanak-kanaknya, tetapi salah satu kenangan yang taktidak dilupakannya adalah ketika tentaratentera Inggeris menyerbu masuk ke rumah pamannya lepas tengah malam, memukuli anggota keluarganya dan memporak-porandakan perabotan.
Setelah empat tahun di YerusalemBaitulmuqaddis, ayahnya membawanya kembali ke KairoKaherah, di mana kakaknya yang lebih tua menjaganya termasukdan saudara-saudara kandungnya. Arafat tidak pernah menyebut-nyebut ayahnya, yang tidak terlalu dekat dengan anak-anaknya. Arafat bahkan tidak menghadiri penguburan ayahnya dipada tahun 1952.
 
Di Kairo, sebelum berumur 17 tahun, Arafat menyelundupkan senjata bagi warga Palestin untuk digunakan melawan [[Inggeris]] dan [[Yahudi]]. Usia 19 tahun, selama perang antara Yahudi dan negara-negara [[Arab]], Arafat meninggalkan studinya di [[Universiti]] Faud (sekarang Universiti Kairo) untuk berjuang melawan Yahudi di daerah [[Gaza]].
Kekalahan negara Arab dan berdirinya negara Israel membuatnya putus asa lalu mengurus visa untuk belajar di Universiti [[Texas]]. Setelah semangatnya pulih dan keinginan untuk terus mengejar mimpinya akan tanah Palestin yang merdeka, ia kembali ke Universiti Faud mengambil jurusan teknikkejuruteraan sipilawam tetapi malah menghabiskan banyak waktunya sebagai pemimpin mahasiswa-mahasiswa Palestin.
 
Ia berhasil mengambil gelarnya tahun 1956, sempat bekerja di Mesir lalu ditempatkan kembali di [[Kuwait]], pertama kali bekerja di departemen pekerjaan umum, lalu kemudian berhasil menjalankan usha sendiri, perusahaan kontraktor. Tapi ia menghabiskan sebagian waktu luangnya dalam kegiatan politik, di mana ia menggunakan sebahagian besar keuntungan ushanya untuk kepentingan perjuangannya itu.