Perbezaan antara semakan "Melayu Raya"

9 bait ditambah ,  1 tahun lalu
tiada ringkasan suntingan
Teg-teg: Suntingan mudah alih Suntingan web mudah alih
Teg-teg: Suntingan mudah alih Suntingan web mudah alih iOS app edit
Gagasan ini juga merupakan salah satu perjuangan utama [[Partai Kebangsaan Melayu Malaya|PKMM]] di bawah kepimpinan [[Burhanuddin Helmi|Dr. Burhanuddin Al-Helmy]] dan juga [[Pak Sako]]. Bergantung kepada pihak mana yang menyuarakannya, ia juga dikenali sebagai '''[[Indonesia Raya]]''' yang juga merupakan lagu kebangsaan Indonesia.
 
Sukarno dan Muhammad Yamin adalah tokoh politik Indonesia yang sepakat dengan gagasan persatuan raya ini. Akan tetapi mereka enggan untuk menyebut gagasan ini sebagai "Melayu Raya" dan menawarkan nama lain yaitu "Indonesia Raya". Keengganan untuk menggunakan nama Melayu Raya karena berlainan dengan keadaan di Malaya, di Indonesia istilah Melayu lebih merujuk kepada suku Melayu yang dianggap hanyalah sebagai salah satu suku kecil dari berbagai suku bangsa di Nusantara, yang memiliki kedudukan yang setara dengan Minangkabau, Lampung, Aceh, Jawa, Sunda, Madura, Bali, Dayak, Bugis, Makassar, Minahasa, Ambon, dan lain sebagainya. Penghimpunan berdasarkan ras atau suku bangsa "Melayu" dikhawatirkan memecahkan perpaduan dan kontra-produktif dengan persatuan Indonesia yang mencakupi berbagai suku bangsa, agama, budaya, dan ras; karena banyak suku bangsa di Indonesia Timur seperti orang Papua, Ambon, dan Nusa Tenggara Timur, bukanlah termasuk rumpun Austronesia, melainkan rumpun Melanesia.
 
[[imej:Merah_Putih_Bintang_12.jpg|thumb|right|Sang Saka Malaya, bendera Parti Kebangsaan Melayu Malaya (PKMM) yang memperjuangkan penubuhan republik melalui penyatuan dengan Republik Indonesia.]]
20

suntingan