Perbezaan antara semakan "Liberté, égalité, fraternité"

 
==Sejarah==
===Di Perancis===
Frasa ini lahir selama [[Revolusi Perancis]], namun tidak berhasil menjadi slogan resmi dari slogan yang lain. Keadaan perang yang genting mendorong pilihan ''Liberté, égalité, fraternité, ou la mort !'' (''Kebebasan, keadilan, persaudaraan, atau [[ajal|mati]]!''), lebih dipakai, tetapi ia lama-kelamaan ditinggalkan dengan cepat kerana ia mengingatkan terhadap keadaan perang. Pada [[abad ke-19]], motto ini menjadi semboyan diterima kedua-dua pihak republikan dan liberan yang mendukung [[demokrasi]] dan penggulingan pemerintah yang menindas dan mendukung [[tirani]] dari berbagai <!--bahasa Melayu Singapura dilihat menggunakan "bberbagai" jua, maka difikir boleh diterima..--> jenis. Para revolusioner dari Revolusi Prancis mengambil moto ''Liberté, égalité, fraternité'', tanpayang diadopsidiabaikan olehsemasa pemerintahan [[Monarki JuliJulai]]. Frasa ini pertama kali dipakai sebagai motocogan kata resmi negara pada [[1848]], oleh penguasa [[Republik Perancis Kedua]] pada [[1848]]. [[Republik Perancis Ketiga]] yang terbentuk menggunapakai sebagai cogan kata resmi negara pada [[1880]]. Moto ini tertulis pada konstitusidokumen-dokumen Prancisperlembagaan Perancis 1946 dan 1958, keduanya pada Judul 1, ''Dari kedaulatan'', pasal 2.
 
Selama tempoh pendudukan [[Jerman Nazi|Jerman]] ke atas Perancis saat [[Perang Dunia Kedua]], [[Perancis Vichy|rejim sekutu Vichynya]] mengganti cogan kata ini dengan ungkapan ''Trevail, famille, patrie'' (Pekerjaan, keluarga, tanah) untuk menggambarkan arahan dan polisi baru sisokong pemerintah.