Perbezaan antara semakan "Katakana"

2,285 bait ditambah ,  3 bulan lalu
tiada ringkasan suntingan
 
{{Japanese writing}}
'''Katakana''' adalah salah satu daripada tiga [[kana|aksara yang lazim]] untuk menulis [[bahasa Jepun]]; bentuk ini biasanya digunakan untuk menulis [[Kata pinjaman|kata-kata yang berasal daripinjaman]] bahasa asing yang sudah diserap ke dalam bahasa Jepun (外来語, ''[[gairaigo]]''); berbanding aksara [[hiragana]] yang lebih untuk kata-kata [[bahasa Jepun]] asli dan penanadapenanda [[infleksi]] memisahkan daripada infleksi [[kanji]] digunakan dalam kata-kata nama dan kerja.
 
Katakana juga digunakan sebagai penekanan, untuk mewakili [[onomatopoeia]] serta k menulis kata-kata bahasa Jepun tertentu, seperti istilah teknis dan ilmiah, dan nama-nama tumbuhan, hauwan,haiwan dan mineral sebagai suatu gaya penandaaanpenandaan - sepertimana [[huruf condong]] digunakan dalam [[tulisan Rumi]]. Nama perusahaan Jepung juga sering ditulis dalam katakana multiguna daripada sistem lain.
 
Ciri khas katakana adalah guratannya yang pendek dan lurus serta memiliki sudut yang tajam. ditandai dengan ringkas, guratan lurus dan bersudut. Ada dua sistem utama pengurutan katakana: urutan [[iroha]] yang kuno, dan [[gojūon]] yang lebih umum digunakan.
 
==Ciri==
==Huruf-huruf Katakana==
Aksara katakana lengkap terdiri dari 48 aksara, tidak termasuk [[Diakritik|tanda diakritik]] dan fungsional:
 
* Lima vokal tunggal
* 42 gabungan [[konsonan]]-[[vokal]] terdiri dari sembilan konsonan dikombinasikan dengan masing-masing lima vokal
* Satu konsonan tunggal.
 
Aksara ini bisa disusun dalam turutan 5 kisi × 10 kisi (''gojūon'', 五十音, bererti "lima puluh suara"), seperti yang digambarkan tabel di kanan, dibaca {{nowrap|ア (''a'')}}, {{nowrap|イ (''i'')}}, {{nowrap|ウ (''u'')}}, {{nowrap|エ (''e'')}}, {{nowrap|オ (''o'')}}, {{nowrap|カ (''ka'')}}, {{nowrap|キ (''ki'')}}, {{nowrap|ク (''ku'')}}, {{nowrap|ケ (''ke'')}}, {{nowrap|コ (''ko'')}} dan seterusnya. Pengurutan ''gojūon'' ini mewarisi pengurutan konsonan dan vokalnya dari [[bahasa Sanskrit]]. Dalam konteks teks menegaj, yang dahulu merupakan cara penulisan utama, kisi tersebut biasanya disajikan sebagai 10 kolom dengan 5 baris, dengan vokal di sisi kanan dan ア (a) di atas. Huruf katakana di baris atau kolom yang sama tidak memiliki karakteristik grafis yang umum. Tiga dari silabogram yang diharapkan, ''yi'', ''ye'' dan ''wu'', mungkin telah digunakan secara idiosinkratis dengan berbagai macam huruf, namum tidak pernah menjadi konvensional dalam bahasa apa pun dan tidak muncul sama sekali dalam bahasa Jepun modern.
 
Tabel 50-suara sering diubah dengan karakter ekstra ン (n). Karakter ini bisa muncul di beberapa posisi, paling sering di sebelah tanda N atau, karena ia berkembang dari salah satu dari banyak hentaigana ''mu'', di bawah kolom ''u''. Bisa juga ditambahkan ke baris atau kolom vokal. Di sini, ditampilkan dalam tabel terpisah.
 
Aksara dasar dapat dimodifikasi dengan berbagai cara. Dengan menambahkan tanda dakuten (゛), konsonan tak bersuara berubah menjadi konsonan bersuara: ''k → g'', ''s → z'', ''t → d'', dan ''h → b''. Katakana dalam baris atau kolom ''h'' juga dapat ditambahkan dengan tanda handakuten (゜) untuk mengubahnya menjadi bunyi ''p''.
 
Romanisasi dari [[kana]] tidak selalu ketat mengikuti skema konsonan-vokal diletakkan di tabel. Sebagai contoh, チ (''ti''), sangat sering ditulis Latin sebagai ''chi'' dalam upaya untuk lebih mewakili suara yang sebenarnya dalam [[bahasa Jepun]].
 
==Jadual aksara==
:[[Fail:Table katakana.png| Katakana]]
=== Jadual I ===
 
|-
|bgcolor="#FFFFFF" colspan="8"|Jadual pertama ini berisi huruf-huruf katakana standard. Jika komputer Andaanda tidak mempunyai ''font'' bahasa Jepun, lihat jadual ketiga untuk huruf-huruf dasar. (huruf dalam warna <font color=red>merah</font> tidak digunakan):
 
|-bgcolor="#BECFEB" valign=top align="center"