Perbezaan antara semakan "Gereja Katolik"

4,913 bait ditambah ,  2 bulan lalu
 
=== Struktur Pentadbiran ===
{{Cat main|Hierarki Gereja Katolik}}
{{Cat main|Imamat}}
Gereja Katolik mempunyai struktur hierarki, yang artinya sebuah urutan suci (bertolak belakang dengan struktur karismatis). Sifat hierarki yang diterapkan dalam keseluruhan Gereja Katolik, walaupun sering dikaitkan hanya dengan para pelayan Gereja yang tertahbis, yang digabungkan dalam salah satu daripada tiga jenjang imamat suci: [[episkopat]] (para uskup), [[presbiterat]] (para imam) , atau [[diakonat]] (para diakon).
 
==== Episkopal (jabatan uskup) ====
[[Fail:Episcopal ordination of bishop Maurizio Malvestiti.jpg|thumb|kiri|Pentahbisan Uskup Maurizio Malvestiti pada 11 oktober 2014]]
Para uskup, yang mempunyai kepenuhan imamat Kristiani, merupakan sebuah badan Dewan Uskup, para penerus para [[Rasul]] <ref>{{cite web |title=Kanon 42 |url=http://www.intratext.com/IXT/ ENG1199/_P16.HTM |work=[[Kitab Hukum Kanonik Gereja-Gereja Timur]]}}</ref> dan merupakan "para Gembala yang ditugaskan dalam Gereja, untuk menjadi para pengajar doktrin, para imam dalam peribadatan suci dan para pengurus dalam pemerintahan."<ref>{{cite web |title=Kanon 375 |url=http://www.vatican.va/archive/ENG1104/__P1D.HTM |publisher=Vatican |work=1983 [[Kitab Hukum Kanonik]] }}</ref>
 
Sri Paus, para kardinal, patriark, primat, [[uskup agung]] dan metropolitan semuanya adalah uskup dan anggota dari episkopat atau kolega untuk uskup Gereja Katolik.
 
==== Presbiterat (jabatan presbiter/imam) ====
[[File:Johnvianney.jpg|bingkai|ka|St. Yohanes Maria Vianney, seorang imam praja yang masyhur kerana hidupnya yang suci dan pelayanannya sebagai seorang konfesor (pendengar pengakuan dosa)]]
Para uskup dibantu oleh para [[imam]] dan [[diakon]]. [[Paroki|Paroki-paroki]], baik yang berasaskan teritorial maupun orang, dalam sebuah keuskupan biasanya dipimpin oleh seorang imam yang dikenali sebagai imam paroki atau [[pastor]].
 
Para imam dapat menjalankan banyak fungsi yang tidak langsung berkaitan dengan aktiviti pastoral biasa, seperti kajian, penelitian, pengajaran atau pekerjaan kantor. Mereka juga boleh menjadi [[rektor]] kapelan (imam pada lembaga tertentu misalnya dalam kemiliteran atau universiti), konfesor, kepala [[biara]], atau dekan Katedral.
 
Dalam peraturan [[Ritus Latin]], hanya lelaki selibat yang ditahbiskan menjadi imam, sedangkan dalam peraturan [[Ritus Timur]], lelaki yang sudah berkahwin boleh pula ditahbiskan. Di antara Gereja-Gereja partikular Ritus Timur, [[Gereja Katolik di Ethiopia|Gereja Katolik Ethiopia]] hanya menahbiskan lelaki yang hidup selibat, namun juga mempunyai imam-imam yang telah berkahwin yang dulunya ditahbiskan di dalam Gereja Ortodoks. Gereja-Gereja Katolik Timur yang lain, yang menahbiskan lelaki yang sudah berkahwin, di beberapa negara misalnya di [[Amerika Syarikat]], tidak mempunyai imam yang berkahwin. Ritus Barat atau Latin kadang-kadang, namun sangat jarang, menahbiskan lelaki-pria yang sudah berkahwin, biasanya mereka adalah klerus Protestan yang beralih menjadi Katolik. Semua [[ritus]] Gereja Katolik memelihara tradisi kuno iaitu tidak mengizinkan pernikahan setelah pentahbisan. Bahkan jika isteri seorang imam yang menikah meninggal dunia, maka imam tersebut tidak boleh menikah lagi.
 
==== Diakonat (jabatan diakon) ====
{{utama | Diakon}}
 
Sejak [[Konsili Vatikan II|Konsili Vatikan Kedua]], Gereja Latin kembali menerima lelaki dewasa yang beristri untuk ditahbiskan menjadi Diakon. "Para diakon ditahbiskan sebagai suatu tanda sakramental bagi Gereja dan bagi dunia milik Kristus, yang datang 'untuk melayani dan bukan untuk dilayani.' Seluruh Gereja dipanggil oleh Kristus untuk melayani, dan diakoni, kerana tahbisan sakramentalnya dan melalui pelbagai pelayanannya, menjadi seorang pelayan dalam Gereja-pelayan. , memimpin umat beriman dalam doa, menjadi saksi pernikahan, melaksanakan ibadat kematian dan pemakaman. diakon juga dibaktikan bagi penghapusan ketidakadilan dan ketidaksetaraan yang menimbulkan kebutuhan-kebutuhan tersebut."<ref>{{cite web |title=Soalan Lazim Mengenai Deacon |url=http://www.usccb.org/deacon/faqs.shtml | author=Committee on the Diaconate |publisher=Persidangan Uskup Katolik Amerika Syarikat |access-date=2007-06-02 |archive-date=2008-02-24 |arc hive-url=https://web.archive.org/web/20080224174854/http://www.usccb.org/deacon/faqs.shtml |dead-url=yes }}</ref>
 
Para kandidat untuk diakonat menjalani suatu program formasi diakonal yang dirancang berdasarkan kebutuhan-kebutuhan mutakhir keuskupan mereka tetapi harus mencapai standar-standar minimum yang ditetapkan oleh konferensi waligereja di negara asal mereka. Setelah menyelesaikan program formasi mereka dan memperoleh persetujuan dari uskup setempat, para kandidat menerima sakramen imamat melalui pentahbisan. Umumnya, setelah ditahbiskan, seorang diakon ditempatkan oleh uskupnya pada sebuah paroki lokal di mana dia akan menjalankan pelayanannya dan melayani Gereja dan komunitas lokal tersebut.
 
=== Kanun Gereja ===
435

suntingan