Sultan Riau-Lingga

(Dilencongkan dari Sultan Lingga-Riau)

Kebawah Duli Yang Maha Mulia Paduka SerI Sultan Riau-Lingga dan Yamtuan Besar Johor-Pahang-Riau-Lingga adalah jawatan yang disandang oleh para pemerintah yang meliputi wilayah Johor, Pahang, Riau dan Lingga, sehingga kesultanan tersebut dibahagi dua oleh Perjanjian Inggeris-Belanda 1824.

Sultan dan Yamtuan Besar

sunting

Berikut daftar Sultan Riau-Lingga hingga 1911:

No Tahun Nama sultan Catatan dan peristiwa penting
Kesultanan Johor-Riau
1 1699-1719 Paduka Seri Sultan Abdul Jalil IV Dimakamkan di Kuala Pahang
2 1718-1722 Paduka Seri Sultan Abdul Jalil Rahmat Shah Dimakamkan di Bintan-Siak
3 1722-1760 Paduka Seri Sultan Sulaiman Badrul Alam Shah Wafat di Hulu Riau dan dimakamkan di Kampung Melayu, Batu VI
4 1760-1761 Paduka SeriSultan Abdul Jalil Muazzam Shah Wafat di Selangor dan dimakamkan di Hulu Riau
5 1761 Paduka Seri Sultan Ahmad Riayat Shah Wafat di Hulu Riau
6 1761-1811 Paduka Seri Sultan Mahmud Riayat Syah Wafat di Daik, Lingga, dikenal dengan sebutan Marhum di Lingga
Kesultanan Riau-Lingga
7 1812-1832 Paduka SeriSultan Abdul Rahman Muazzam Shah (Raja Jumaat) Wafat di Daik, Lingga, dikenal dengan sebutan Marhum Bukit Cengkih
8 1832-1842 Paduka SeriSultan Muhammad II Muazzam Shah Wafat di Daik, Lingga
9 1842-1858 Paduka Seri Sultan Mahmud IV Muzaffar Shah Dimakzulkan Belanda karena dianggap menentang dan wafat di Pahang
10 1858-1883 Paduka Seri Sultan Sulaiman II Badrul Alam Shah Wafat di Daik, Lingga
11 1883-1911 Paduka Seri Sultan Abdul Rahman II Muazzam Shah Dimakzulkan oleh Belanda karena menentang dan melanggar perjanjian yang dibuat oleh Belanda. Wafat pada tahun 1930 dan dimakamkan di Keramat Bukit Kasita, Kampung Bahru Road, Singapura.[1]

Rujukan

sunting

Lihat pula

sunting