Menurut Injil Matius, tiga orang majus diceritakan datang dari sebelah Timur setelah dikhabarkan adanya suatu orang dijolok "raja segala orang Yahudi" yang telah dilahirkan di Bethlehem di Yerusalem — yakni, Yesus Kristus — lalu mereka berkelana ke bandar tersebut dengan membawa hadiah yang bernilai tinggi: emas, kemenyan dan morhabshi.

Gambaran mozek sang tiga majus mengikut gaya Bizantin dari Basilika Sant'Apollinare Nuovo di Ravenna, Itali (bertarikh sekitar tahun 565 M)

Mereka dipandukan suatu bintang yang bersinar terang di mana mereka singgah sementara ke Jerusalem di mana mereka berjumpa pembesar bandar tersebut, Herodes; Herodes sendiri sedang merancang mahu membunuh sesiapa yang disyaki mengancam menggulingkannya. Ketiga-tiga majus ini meneruskan perjalanan mereka sehingga mereka sampai di Yerusalem untuk menghadiahkan Yesus, Maria yang melahirkannya dan Yosef yang menjaga mereka berdua. Raja-raja dari timur ini kemudian diperingatkan dalam mimpi oleh malaikat atas rencana jahat Herodes terhadap bayi Yesus dan akhirnya mereka memutuskan untuk pulang melalui jalur yang berbeza.

PenceritaanSunting

Tidak seperti yang sering digambarkan bahwa orang-orang Majus tersebut mengunjungi bayi Yesus di kandang tempat Yesus dilahirkan, bersama-sama dengan para gembala, mereka mengunjungi Yesus tidak bersamaan dengan para gembala, melainkan setelah Yesus berumur lebih dari 40 hari. Rupanya mereka melihat bintang yang menandai kelahiran Yesus di tanah air mereka, kemungkinan di Persia. Mengingat jarak Persia ke Yudea bermil-mil, maka Tahdiperlukan waktu beberapa minggu untuk tiba di Yerusalem. Sementara itu, ketika genap 8 hari, Yesus disunat dan diberi nama Yesus. Kemudian setelah berusia 40 hari, genap waktu pentahiran ibu-Nya, Yesus dibawa ke Yerusalem untuk diserahkan kepada Tuhan. Kecil sekali kemungkinan orang tua Yesus (Yusuf dan Maria) membawa kembali Yesus ke kandang domba tempat dia dilahirkan melainkan mereka telah tinggal di tempat yang lain pada saat orang Majus berkunjung. Ini adalah suatu hal yang mengecohkan banyak orang. Pada malam setelah orang-orang Majus datang, malaikat Tuhan datang dalam mimpi Yusuf, menyuruhnya membawa Maria dan bayi Yesus menyingkir ke Mesir, untuk menghindari pembunuhan anak-anak di Betlehem atas perintah raja Herodes.

ButiranSunting

Bilangan yang adaSunting

Dalami Injil Matius, satu-satunya Injil yang memuat kisah ini, tidak disebutkan jumlah orang Majus yang menyembah bayi Yesus. Selain itu juga tidak disebutkan jenis kelamin maupun nama-nama mereka. Alkitab juga tidak menyebut lebih lanjut tentang orang Majus ini. Walau bagaimanapun, bilangan tokoh yang diceritakan ada dipersetuji sebanyak tiga orang didasarkan tiga jenis barang yang dihadiahkan lalu ditetapkan penggambaran mereka dalam pelbagai jenis media termasuk ilustrasi dan filem.

Ada tradisi yang mengatakan bahwa jumlah orang Majus yang mula-mula berangkat ada empat orang, namun salah satu orang Majus tersebut tidak sampai ke kandang domba tempat Yesus dilahirkan dan baru bertemu Yesus di kemudian hari.

Tanah asalSunting

Menurut tradisi, mereka dipercayai berasal dari Parsi dan diduga merupakan penganut kepercayaan Zoroaster yakni agama Majusi.

NamaSunting

Tradisi Suriah menyebut nama-nama mereka Larvandad, Hormisdas, dan Gusnasaf, sementara tradisi Armenia hanya menyebutkan dua nama sahaja iaitu Kagba dan Badadilma. Dalam tradisi Eropah, mereka sering disebut para "Tiga Raja", yang bernama Baltasar, Melkior dan Kaspar yang masing-masing berasal dari Asia, Afrika dan Eropah; butiran ini mula lazim diketahui sejak pencatatannya oleh Origenes, seorang bapa gereja yang meninggal pada sekitar tahun 254 M.

Lihat jugaSunting

Pautan luarSunting