Cornelio Sunny

Penerbit filem lelaki Indonesia

Cornelio Sunny (lahir di Surakarta, 15 April 1985; umur 39 tahun) merupakan pelakon dan penerbit Indonesia.[1]

Cornelio Sunny
Kelahiran (1985-04-15) 15 April 1985 (umur 39)
Pekerjaan
Tahun aktif2011—kini

Latar belakang sunting

Cornelio ialah pertama lelaki tiga dari dua orang perempuan dengan disertai bapa berdarah Melayu-Ambon dan ibu keturunan Mexico-Belgium

Kehidupan pribadi sunting

Cornelio mulai dikenal melalui perannya sebagai Sridar dalam film Haji Backpacker yang tayang pada tahun 2014. Ia bersama Ismail Basbeth mendirikan rumah produksi Matta Cinema pada tahun 2017.[2]

Filemografi sunting

Filem sunting

Sebagai pelakon sunting

Tahun Tajuk Watak Catatan
2011 Fixation
2014 Yokudô Wayan
Haji Backpacker Sridar
The Sun, The Moon & The Hurricane Will
2015 Another Trip to the Moon Manusia Anjing
3: Alif Lam Mim Alif
Behind the Door Pewawancara
2016 Rudy Habibie Panca
The Professionals Ferry
2017 5 Cowok Jagoan Reva
2018 Partikelir Mas Yudi
Kenapa Harus Bule? Gianfranco Battaglia
If This Is My Story Kay Pelakon pertama
2019 Pintu Merah Leo Effendi
Gundala Kanigara
Rembulan Tenggelam di Wajahmu Pria berwajah teduh
2021 Persepsi Lewis Ford
Paranoia Rahim
2023 Death Knot Hari
Jin & Jun Mormo
Hitmen Manuel

Siri web sunting

Tahun Judul Peran Catatan
2022 Dating Queen James

Siri televisyen sunting

Tahun Judul Peran Catatan
2011 D'Joglo
2013 Koper
2015—2016 Halfworlds Bandi Musim 1; 6 episode
2016 Catatan Si Boy the Series Satrio

Penghargaan dan nominasi sunting

Tahun Penghargaan Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
2017 Indonesian Box Office Movie Awards Pemeran Pendukung Pria Terbaik Rudy Habibie Tercalon
2019 Festival Film Indonesia Film Pendek Terbaik Woo Woo Tercalon
2021 Udine Far East Film Festival White Mulberry Award Tali Mati Tercalon

Rujukan sunting

  1. ^ Asrianti, Shelbi (22 Maret 2018). "Cornelio Sunny 6 Bulan Belajar Bahasa Italia demi Perannya". Republika.co.id. Check date values in: |date= (bantuan)
  2. ^ @JAFFJogja (12 September 2018). "5. Selain berkecimpung di JAFF, Ismail Basbeth aktif mengembangkan ruang belajar atau laboratorium kreatif bernama Bosan @bosanberisikLAB. Ia bersama Cornelio Sunny juga mendirikan sebuah rumah produksi yang diberi nama Matta Cinema. #TodayIs" (Twit) (dalam bahasa Indonesia) – melalui Twitter.

Pautan luar sunting