Ki Hadjar Dewantara: Perbezaan antara semakan

Kandungan dihapus Kandungan ditambah
Andi Ramadhan (bincang | sumb.)
Tiada ringkasan suntingan
 
Andi Ramadhan (bincang | sumb.)
Tiada ringkasan suntingan
Baris 1:
*Nama: Ki Hajar Dewantara
Ki Hajar Dewantara iyalah Bapak Pendidikan Republik Indonesia. Fotonya boleh kita lihat dipajangkan di pecahan wang Rp. 20.000 (dua puluh ribu rupiah) yang lama. Iyanya merupakan pemerhati pendidikan di Indonesia di masa penjajahan dan kemerdekaan Indonesia.
*Nama Asli : Raden Mas Soewardi Soeryaningrat
*Lahir : [[Yogyakart]], 2 May [[1889]]
*Wafat : Yogyakarta, 28 April 1959
 
 
Ki Hajar Dewantara ialah seorang tokoh pendiri Taman Siswa, sebuah sekolah kerakyatan yang didirikannya di Yogyakarta. Hari kelahiran beliau kemudian dipoeringati sebagai Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS). Ki Hajar Dewantara ialah Bapak Pendidikan Republik Indonesia. Fotonya boleh kita lihat dipajangkan di pecahan wang Rp. 20.000 (dua puluh ribu rupiah) yang lama. Perjalanan hidup beliau sepenuhnya di tujukan demi perjuangan bangsa [[Indonesia]].
 
Tulisan yang terkenal daripada Ki Hajar Dewantara ialah '''"Seandainya Aku Seorang Belanda"''', yang ditulis dalam surat kabar de Expres milik [[Dr Douwes Dekker]], yang berbunyi:
 
"Sekiranya aku seorang [[Belanda]], aku tidak akan menyelenggarakan pesta-pesta kemerdekaan dinegeri yang kita sendiri telah merampas kemerdekaannya. Sejajar dengan jalan pikiran itu, bukan saja tidak adil, tetapi juga tidak pantas untuk menyuruh si [[inlander]] memberikan sumbangan untuk dana perayaan itu. Pikiran untuk menyelenggaraan perayaa itu saja sudah menhina mereka, dan sekarang kita garuk pula kantongnya. Ayo teruskan penhinaan lahir dan batin itu! Kalau aku seorang Belanda. Apa yang menyinggung perasaanku dan kawan-kawan sebangsaku terutama ialah kenyataan bahwa bangsa inlander diharuskan ikut mengkongsi suatu pekerjaan yang ia sendiri tidak ada kepentingan sedikitpun".