Perbezaan antara semakan "Kerinci"

Saiz tidak berubah ,  7 tahun lalu
Bahasa Kerinci termasuk salah satu anak cabang bahasa [[Austronesia]] yang dituturkan dengan [[dialek]] Kerinci. Bagi masyarakat bagian pesisir barat [[Minangkabau]], Bahasa Kerinci tidak begitu asing, namun menjadi agak aneh bagi orang daerah lain di Jambi yang condong ke [[Melayu]] [[Palembang]] dan [[Melayu]] [[Riau]]. Salah satu yang khas dari dialek Kerinci di antaranya adalah melafalkan ‘i’ menjadi ‘''ai''’ misal: ‘Orang Kerinci pergi ke Jambi’ diucapkan ‘''Uhang Kinchai lalau ka Jamboi''’, atau melafalkan ‘a’ menjadi ‘ea’ atau ‘oi’ misal : "bila" menjadi "''bilea''", "atas menjadi "''atoih''", "Tadi menjadi "''tadoih''".
 
Ada lebih dari 30 dialek bahasa yang berbeda di tiap-tiap desa di daerah Kerinci. Seperti pengucapan 'Anda', di Desa Lempur (Kec. Gunung Raya) diucapakan dengan '"''Kaya'''" sedangkan di Kec. Sungai Penuh diucapakan dengan '"''Kayo'''". Perbedaan dialek ini juga ditandai dengan dengan perbedaan budaya yang ada di masing-masing desa di Kerinci.
 
{{Kabupaten Kerinci}}
14

suntingan