Estetika: Perbezaan antara semakan

4,877 bait ditambah ,  3 tahun lalu
Pengembangan melalui pengembalian dan penusantaraan kandungan dari wiki bahasa Melayu Indonesia
k (Anumengelamun telah memindahkan laman Estetik ke Estetika)
(Pengembangan melalui pengembalian dan penusantaraan kandungan dari wiki bahasa Melayu Indonesia)
'''Estetik'''['''a'''] merupakan kajian [[deria]] atau nilai deria-emosi, ataupun timbangan [[sentimen]] dan [[cita rasa]]. EstetikIa merupakan subdisiplin [[aksiologi]], sesuatu cabang [[falsafah]], dan sering dikaitkan dengan falsafah [[seni]].
 
== Etimologi ==
Estetika berasal dari kata [[bahasa Yunani Kuno]] {{lang|grc|αἰσθητικός}} (''aisthetikos'', yang berarti "keindahan, kepekaan, kesadaran, berkaitan dengan persepsi deria"), yiaitu turunan dari αἰσθάνομαι (''aisthanomai'' - "saya melihat, meraba, merasakan").<ref>[http://www.etymonline.com/index.php?term=aesthetic Definisi ''aesthetic''] dari [[Online Etymology Dictionary]]</ref> Istilah yang merangkumi konsep ditakrifkan ini pertama kali digunakan oleh filsuf [[Alexander Gottlieb Baumgarten]] pada [[1735]] untuk pengertian ilmu tentang hal yang bisa dirasakan melampaui perasaan.<ref name="Guyer 2005">{{cite book|last1=Guyer|first1=Paul|title=Values of Beauty - Historical Essays in Aesthetics|date=13 Juni 2005|publisher=Cambridge University Press|isbn=0-521-60669-1|url=https://books.google.com/?id=Bje-QgAACAAJ}}</ref>
<!--
Estetika terdiri dari tiga hal, yaitu:
* Studi mengenai fenomena estetis.
* Studi mengenai fenomena [[persepsi]].
* Studi mengenai seni sebagai hasil pengalaman estetis. -->
 
== Penilaian keindahan ==
Meskipun awalnya sesuatu yang indah dinilai dari aspek teknikal dalam membentuk atau menghasilkan suatu karya, namun perubahan pola pikir dalam [[masyarakat]] turut mempengaruhi penilaian terhadap keindahan karya akhir. Tamsilan, ketika zaman berkembangnya pergerakan [[romantisisme]] di [[Perancis]], keindahan difahamkan berarti kemampuan menyajikan suatu keagungan. Dalam zaman masyhurnya pergerakan [[realisme]] pula, keindahan lebih ditakrfikan kepada kemampuan menyajikan sesuatu dalam keadaan apa yang seadanya. Pada masa maraknya [[de Stijl]] di [[Belanda]], konsep keindahan lebih bertumpu kepada kemampuan memadukan warna dan ruang serta kemampuan mengabstraksi benda dalam penghasilan karya
 
=== Konsep ''the beauty'' dan ''the ugly'' ===
Perkembangan lebih lanjut menyadarkan bahawa keindahan tidak selalu memiliki rumusan tertentu. Ia berkembang sesuai penerimaan masyarakat terhadap ide yang dimunculkan oleh pembuat karya. Oleh itu, penilaian keindahan sering dikethaui melalui dua hal iaitu ''the beauty'' suatu karya yang memang diakui banyak pihak memenuhi standar keindahan, dan ''the ugly'', suatu karya yang sama sekali tidak memenuhi standar keindahan dan oleh masyarakat banyak biasanya dinilai buruk, namun jika dipandang dari banyak hal ternyata memperlihatkan keindahan.
 
=== Sejarah penilaian keindahan ===
Keindahan seharusnya sudah dinilai saat karya seni pertama kali dibuat, namun rumusan keindahan pertama kali didokumentasi oleh filsuf [[Plato]] yang menentukan keindahan dari proporsi, keharmonisan, dan kesatuan. Sementara [[Aristoteles]] menilai keindahan datang dari aturan-aturan, kesimetrisan, dan keberadaan.
 
'''Estetika klasik''' memiliki tiga tonggak yang berlanjut pada periode-periode estetika selanjutnya, tiga tonggak tersebut diantaranya :
 
# Karya seni adalah tiruan (mimesis) kenyataan
# Karya seni bersifat fungsional (dalam arti terkait erat dengan isu sosial, etis, dan politis)
# Keindahan adalah perkara keselarasan antar bagian (''summetria'')
 
Perkembangan periode estetika selanjutnya, '''Estetika Pertengahan''' sebagai periode lanjutan asih memegang tonggak-tonggak yang diciptakan oleh estetika klasik. Tokoh estetika abad pertengahan seperti Agustinus yang mengartikulasikan baahwa wacana keindahan adalah soal kesesuaian dengan kadar matematik semesta. Adanya bentuk segala sesuatu menyiratkan adanya struktur matematik dalam segala hal; apabila sesuatu karya atau benda itu dilihat dan digambarkan indah, struktur matematiklah yang menyebabkan hal itu. Pada gilirannya, struktur matematik itu berasal dari [[Tuhan]] sendiri. Teori seperti ini juga muncul daripada [[Thomas Aquinas]] di mana beliau berpendapat bahawa keindahan hanyalah aspek lain dari ketunggalan, kebenaran, dan kebaikan Tuhan; keindahan karya seni dilihat Aquinas sebagai ditentukan oleh tiga hal: keutuhan, keselarasan, dan kecemerlangan.
 
[[Ibn Al-Haytham]] berhasil menjelaskan fenomena perbedaan ukuran antara objek sebenar dan objek visual yang akan membukakan pintu menuju teori perspektif dalam seni rupa [[zaman Pembaharuan]]. [[Ibnu Rushd]] pula mengupas duduk perkara pengalaman estetis dengan menunjukkan bahawa penilaian sesuatu karya seni yang didasarkan kepada estetika itu mesti dilakukan dengan semangat rasional serta tidak dipengaruhi oleh [[emosi]] dan [[prasangka]] kultural yang sempit. Beliau menghujah bahawa kekuatan sesuatu seni terletak pada kemampuannya menggambarkan kemungkinan sesuaatu kenyataan.
 
'''Estetika Renaisans''' memiliki kecenderungan penolakan terhadap estetika klasik, lewat tokoh-tokoh seperti da Vinci, Alberti seni didekatkan kepada sains. <ref name=":0">Martin Suryajaya, ''Sejarah Estetika: Era Klasik Sampai Kontemporer'', Indie Book Corner, Yogyakarta, 2016.</ref>
 
==Rujukan==
{{reflist|2}}
 
== Pautan luar ==
=== EstetikPerkaitan dandalam budaya ===
* [http://theaestheticelevator.com The Aesthetic Elevator]
* [http://www.iep.utm.edu/a/aestheti.htm Internet Encyclopedia of Philosophy: Aesthetics]
* [http://www.costumepage.org/tcpinfo4.html#drama Sardo: Theatrical Costume]
 
=== EstetikPerkaitan masak-memasak ===
* [http://www.foodproductdesign.com/archive/1998/0698CS.html Susheela Uhl: Ethnic Entrees]
* [http://www.chronogram.com/backIssues/1998/07july/articles/english.html Leslie English: To Eat is Human]
* [http://www.digra.org/dl/db/05164.55410 The Pleasure of the Playable Text: Towards an Aesthetic Theory of Computer Games] (pdf)
* [http://softwaresurvival.blogspot.com/2006/11/7-user-interfaces-design-principles_13.html Aesthetics in User Interfaces Design]
=== EstetikPerkaitan dalam bidang digital ===
* [http://www.digitalthinktank.org/dictionary.php# DigitalThinkTank.Org]
=== Sejarah estetikestetika ===
* [http://www.kunstbewegung.info/kultur/de/Revised_interpretation_of_founding%27s_and_concepts_through_an_history_of_aesthetics Revised interpretation of founding's and concepts through an history of aesthetics]
* [http://www.sofiatopia.org/equiaeon/sensations.htm On a Critical Esthetics]