Buka menu utama
Jangan dikelirukan dengan Tempoh.
Rencana ini ialah mengenai tahap kerancakan gubahan muzik. Untuk majalah Indonesia berjudul sama, sila lihat Tempo (majalah).

Tempo [tém-po] ("masa" dalam bahasa Itali) merujuk kepada tahap kerancakan atau kelajuan rentak sesebuah gubahan lagu. Kerancakan sesuatu gubahan muzik klasikal dinyatakan pada halaman pertama muzik lembaran selain juga penyukatan berapa banyak rentak yang dikira kedengaran dalam satu minit (beats per minute, bpm). Gubahan muzik klasik moden akan menggunakan suatu "tanda metronom" ("metronome mark" sebagai gantian atau iringan manakala karya genre muzik moden seperti EDM akan lebih dijelaskan kerancakan menggunakan unit bpm.

Peristilahan digunakanSunting

Dalam musik klasik, tempo sering digambarkan menggunakan istilah dalam bahasa tertentu; bahasa Itali merupakan bahasa yang lazim kerana kekerapan ia dikuasai komposer lagu zaman itu.[1] Penggunaan istilah sebagai penanda sebegini menjadi hal yang lumrah pada zaman-zaman Barok dan Klasik.

Istilah yang umumSunting

Berikut adalah ipestilahan yang umum digunakan, diurutkan dari paling lambat ke paling cepat:

  • Larghissimo - sangat sangat lambat (24 bpm)
  • Adagissimo - sangat lambat
  • Grave - sangat lambat (25-45 bpm)
  • Largo - 40-60 bpm
  • Lento - 65-60 bpm
  • Larghetto - 60-66 bpm
  • Adagio - lambat dan berekspresi (66-76 bpm)
  • Adagietto - lebih lambat dari andante (72-76 bpm) atau sedikit lebih cepat daripada adagio (70-80 bpm)
  • Andante - secepat berjalan kaki (76-108 bpm)
  • Andantino - sedikit lebih cepat dari andante (80-108 bpm)
  • Marcia moderato - dengan tempo seperti baris-berbaris[2][3] (83-85 bpm)
  • Andante moderato - di antara andante dan moderato (92-112 bpm)
  • Moderato - 108-120 bpm
  • Allegreto - 112-120 bpm
  • Allegro moderato - hampir, namun belum sepenuhnya allegro (116-120 bpm)
  • Allegro - 120-156 bpm
  • Vivace - 156-176 bpm
  • Vivacissimo - cepat dan bersemangat (172 - 176 bpm)
  • Allegrissimo or Allegro Vivace - sangat cepat (172-176 bpm)
  • Presto - sangat, sangat cepat (168-200 bpm)
  • Prestissimo - lebih cepat dari presto (lebih dari 200 bpm)

Istilah-istilah tambahanSunting

  • A piacere - pemain musik memiliki kebebasan dalam memilih tempo. Terjemahan harfiah: "dengan sesuka hati".[4]:42
  • Con moto
  • Assai - (teramat) sangat
  • A tempo - gunakan tempo yang sebelumnya
  • L'istesso, L'istesso tempo, atau Lo stesso tempo - pada tempo yang sama.[5][6]
  • Ma non tanto - secukupnya, digunakan hampir seperti ma non troppo
  • Ma non troppo - secukupnya, jangan terlalu banyak.
  • Molto - sangat
  • Poco - kecil/sedikit
  • Subito - tiba-tiba, mendadak
  • Tempo comodo - dengan kelajuan senyaman mungkin
  • Tempo giusto - dengan tempo yang konsisten
  • Tempo semplice - dengan kelajua nbiasa
  • Tempo primo - gunakan tempo yang dipakai pada mulanya

Dalam bahasa PerancisSunting

Beberapa komposer seperti Jean Philippe Rameau, Claude Debussy, Maurice Ravel, Alexander Scriabin menggunakan bahasa Perancis dalam menandai tempo pada karya-karya mereka. Istilah tempo yang umum dipakai ialah:

  • Au movement - gunakan tempo yang dipakai pertama kali
  • Grave - bersungguh-sungguh, perlahan
  • Lent' - lambat
  • Modéré - dengan tempo yang secukupnya, tidak berlebihan
  • Moins - kurang, contohnya Moins vite (kurang cepat)
  • Rapide - cepat
  • Très - sangat, contohnya Très vif (sangat bersemangat)
  • Vif - hidup, bersemangat
  • Vite - cepat

Dalam bahasa JermanSunting

Beberapa komposer memilih menggunakan bahasa Jerman sebagai tempo. Ludwig van Beethoven adalah salah satu komposer yang memilih menggunakan bahasa ibundanya dalam menggunakan istilah tempo. Istilah tempo yang umum antara lain:

  • Kräftig - bertenaga
  • Langsam - lambat
  • Lebhaft - bersemangat
  • Mäßig - sedang, cukup
  • Rasch - cepat
  • Schnell - cepat
  • Bewegt - bersemangat, hidup[4]:92

RujukanSunting

  1. ^ Randel, D., ed., The New Harvard Dictionary of Music, Harvard University Press, 1986, Tempo
  2. ^ Journal of the Conductors' Guild. 18–19. Viena: American Symphony Orchestra League. 1998. m/s. 27. ISSN 0734-1032. 
  3. ^ Caplin, William E.; Hepokoski, James; Webster, James (2010). Musical Form, Forms & Formenlehre: Three Methodological Reflections. Leuven University Press. m/s. 80. ISBN 905-867-822-9. 
  4. ^ a b Willi Apel, penyunting (1969). Harvard Dictionary of Music, Second Edition, Revised and Enlarged. Cambridge, Massachusetts: The Belknap Press of Harvard University Press. ISBN 978-0-674-37501-7. 
  5. ^ Stanley Sadie; John Tyrrell, para penyunting (2001). The New Grove Dictionary of Music and Musicians (edisi ke-2). New York: Grove's Dictionaries. 
  6. ^ Williams, John (1997). Star Wars: Main Title. m/s. 3, 30. 

Pautan luarSunting