Baju kebaya

Pakaian tradisi bangsa Melayu , Peranakan dan Jawa

Baju Kebaya ialah pakaian tradisional yang berasal dari Jawa dan dikenakan oleh wanita di Asia Tenggara, terutama di negara Brunei,[1] Malaysia,[2] Singapura[3] dan Selatan Thailand[4] Kebaya juga diperagakan di selatan Filipina dan Kemboja.[5][6] Ia diperbuat daripada kain kasa yang dipasangkan dengan sarung, batik, atau pakaian tradisional yang lain seperti songket dengan motif warna-warni.

Baju kebaya
Pameran Baju Kebaya
JenisPakaian
Bahankapas
Tempat asalIndonesia
PengeluarJawa

Kebaya merupakan pakaian bagian atas yang memiliki karakteristik terbuka di bagian depan dan dibuat secara tradisional. Menurut sejarah, kemunculan kebaya di Indonesia bermula pada sekitar abad ke- 9 di Jawa dan tersebar luas ke Asia tenggara sekitar abad ke-13. Sebutan "Kebaya" merupakan kata yang berasal dari "Abaya" yang artinya jubah atau pakaian.

Kebaya menjadi salah satu jenis baju tradisional Jawa Tengah yang populer. Baju kebaya ini memiliki desain berbentuk blus sederhana berlengan panjang. Kebaya juga kerap dikenakan dalam upacara adat di Indonesia ataupun acara formal.

Menurut Denys Lombard dalam bukunya Nusa Jawa: Kebaya merupakan pakaian tradisional dari Jawa yang artinya kain dengan corak dan motif warna, kebaya tersebar luas di Asia Tenggara karena pengaruh Kerajaan Majapahit. [7]

Sejarah Kebaya

sunting

Kebaya merupakan pakaian tradisional yang berasal dari Jawa, kebaya Jawa sudah di kenal sejak abad ke -3 Masehi di Jawa Tengah dan baju kebaya berevolusi corak dan warna sampai pada abad ke -7 Masehi.

Rujukan

sunting
  1. ^ Muzium Brunei (1995). "Costume and Textiles of Brunei: History and Evolution" (dalam bahasa Inggeris). Cite journal requires |journal= (bantuan)
  2. ^ Haziyah. "Evolusi dan Topologi Pakaian Wanita Melayu di Semenanjung Malaysia". Diarkibkan daripada yang asal pada 13 February 2021. Cite journal requires |journal= (bantuan)
  3. ^ Koh, Jaime (2009). Culture and Customs of Singapore and Malaysia Cultures and Customs of the World (dalam bahasa Inggeris). ABC-CLIO. ISBN 9780313351167.
  4. ^ "CHINESE HERITAGE ON THE WEST COAST OF SOUTHERN THAILAND: A HOLISTIC APPROACH TO IDENTIFICATION AND CONSERVATION" (PDF). Graduate School, Silpakorn University. 2018. Dicapai pada 29 November 2022.
  5. ^ "Tanailee". 19 July 2015.
  6. ^ Bhar, Supriya (1980). "SANDAKAN: Gun Running Village to Timber Centre, 1879-1979". Journal of the Malaysian Branch of the Royal Asiatic Society. 1 (237): 120–149. JSTOR 41493567.
  7. ^ Selayang kenangan Azah Aziz

Pautan luar

sunting